Doa Tersirat / Implied prayer

Posted January 20, 2012 by evta
Categories: personal

Tags:

Banyak doa yang ku panjatkan hari ini, walau hari ini hanyalah penanda waktu yang disepakati untuk memperingati keberadaanku. Semoga kebahagiaan selalu mengiringi langkah kecil dan menuai keindahan yang beribu-ribu kebahagiaan di dalamnya. Menjadi lebih baik dan memahami sisi kehidupan sebagai bagian dari perjalanan panjang untuk bertemu demgam kekasih Sejati, pencipta kehidupan ini.

walau semakin hari kurasakan aku semakin kehilangan arah, tapi yang kutahu dalam kehilangan itu ada sebuah proses pencarian untuk lebih memaknai sesuatu yang lebih hakiki.

walau semakin waktu tampaknya aku jauh dari Mu, namun yang ku tahu aku selalu menyebut mu dan merasakan keberadaan mu dalam setiap syukur dan pengaduan ku atas segala bentuk perasaan yang menghinggapi hidup.

walau tampaknya aku semakin jauh dari keinginan untuk mengikatkan diri dari makhlukmu bukan berarti aku tak menyanyangi sesama ku, tetapi aku hanya ingin menjaga hati untuk tetap selalu berada di Jalur yang telah ku pilih.

Walau terkadang aku nampaknya begitu menikmati hidup dan seakan-akan akan hidup selamanya yang ku lakukan hanyalah menghargai pemberian Mu, tidak berarti ku meninggalkanmu, Aku hanya ingin berbagi banyak hal dengan sesama seberbeda apapun aku dan dia, karena perbedaan engkau yang menciptakannya.

Aku hanya ingin menjadi diri sendiri, tidak berbeda dari orang lain, tapi hanya ingin menjadi seseorang yang lebih bertanggungjawab atas segala pilihan hidup.

selamat hari Jadi, 21 Januari 2012

Eva

Today many prayers that I pray, even though today  is only a marker to commemorate the agreed time being. May happiness always in small steps and reap the beauty of thousands of happiness in it. Become better and understand the side of life as part of a long journey to meet with the true love, the creator of  life.

although the day I felt I was getting lost, but I know the loss that there is a search process to better make sense of something more essential.

though the time seems to me far from You, but I know I always call you and feel your presence in every thanksgiving and my complaint for any feelings that descend alive.

though it seems I’m getting away from the desire to bind themselves from others not mean I do not loving my fellow, but I just want to keep the heart to remain always in my path has been chosen.

Although sometimes I seem to so enjoy of life and as if it will live forever what I do is appreciate your gift, does not mean I leave you, I just wanted to share many things with each other as different as any I and him, because of the differences you created it.

I just want to be myself, no different from anyone else, but just want to be someone who is more responsible for all life choices.

So Good-day, January 21, 2012

Eva

2011-2012

Posted December 31, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

Tags: ,

Suara petasan silih berganti meramaikan malam ini, malam pergantian tahun 2011 menuju 2012, kadang-kadang jantung saya serasa mau copot karena bunyi-nya, saya selalu terusik dengan keramaian dalam bentuk apapun juga. seringkali saya menghindari kerumunan orang hanya untuk merasakan sepi, malam ini adalah salah satunya saya memilih untuk tidak keluar, selain alasan jalanan pasti macet di sana-sini, saya harus duduk manis di depan komputer menyelesaikan pekerjaan yang kejar tayang.

secangkir kopi panas sudah jadi, dan saya masih tetap belum beranjak dari pencarian informasi beasiswa Ph. D ada banyak bertebaran dimana-mana hanya saja kajian researchnya tidak sesuai dengan bidang yang kutekuni, sebenarnya gampang saja membanting stir dan mengambil jurusan yang tersedia coba-coba aja kalia ja berhasil.  saya berharap di tahun 2012 ini saya sudah bisa kembali melanjutkan studi saya ke jenjang Ph. D, kandidat doktor.

selain itu saya ingin melakukan traveling ke beberapa tempat salah satunya pulau Togean, mungkin mencari travel mate di Couchsurfing.org bisa membantu dan membuat perjalanannya semakin menarik. ada banyak agenda yang harus diselesaikan di malam ini salah satunya menyelesaikan CBHRM untuk QC depatment, menjadi konsultan psikologi di sebuah perusahaan tidak mudah apa lagi mengerjakannya semuanya sendiri, trankrip data hingga menyusun dalam bentuk CBHRM susahnya setengah mati.

tahun 2011 merupakan tahun yang menyenangkan saya banyak melakukan perenungan dan mencapai keberhasilan tentunya demikian halnya dengan kegagalan tapi, selalu saja kegagalan punya makna tersendiri untuk menjadi cikal bakal keberhasilan saya pun bertemu dengan orang-orang yang sungguh mengesankan, memiliki keluarga angkat di Toraja, sahabat dan partner penelitian yang sekarang berada di California sedang menyelesaikan post doctoralnya dan kekasih singkat yang telah memberi banyak perenungan tentang makna hidup denganku, entah dimana dirinya sekarang mungkin telah tiba di Australia atau kemungkinan masih di Bali dia akan berkeliling dunia dan entah akan mengakhirinya kapan, semoga menemukan waktu untuk kembali bersua dan saling menatap penuh harap untuk bisa saling menjamah batin. selain itu para mahasiswa ku tercinta rekan berbagi dan belajar bersama, sangat menyenangkan bisa berbagi dengan mereka semua. dan untuk sahabat yang senantiasan mengirimkan kartu pos dalam setiap perjalanannya, terima kasih telah terlibat dalam Reinventing SElF project ini.

untuk itu karenanya saya selalu bersyukur akan segala kebaikan Tuhan denganku, demikian halnya saya berharap untuk tetap bisa menjaga kestabilan hidup ini, berada di jalan kesendirian, sebuah perjalanan spiritual yang sunyi karena hanya melibatkan diri ku dan Tuhan ku.  dan tak lupa aku berharap akan lebih konsisten dalam memilih dan memutuskan sesuatu. AMIN

November-December

Posted December 21, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

ada perjalanan yang gegap gempita, ada kekuatan yang selalu mengiringi langkahku

menyulam cinta, menjalin kisah, merajut asa untuk membuktikan sesuatu, walau kehidupan ini llusi patutnya bersyukur akan semua ilusi tersebut. kelahiran dan kematian merupakan kenyataan selebihnya hanyalah iusi hidup termasuk segala hal yang kita miliki dalam hidup ini, jadi nikmati hidupmu…

november – december ini merajut impian dengan mu yang tak pernah merenungkan menjalin kisah utuh denganku, namun harapan itu semakin kuat seiring munculnya kesadaran akan dirimu yang tak akan pernah tinggal di sisi ku, karena kita para petualang ilusi..

aku mencintai mu bulan…

Kisah

Posted December 8, 2011 by evta
Categories: personal

Kisahku di mulai hari ini, ketika kau meninggalkan ku, meninggalkan kota ku, ketika kau mengecup bibirku persekian detik dan menyatakan akan menemukan ku kembali di suatu tempat nantinya.

Kisah ini dimulai, kisah yang membuatku terus jatuh cinta denganmu, mencintaimu saat mengharapkan kehangatan mu, pelukan mu yang selalu membuatku merasa damai.

Aku jatuh cinta dengan email-email yang kau kirimkan, selalu menjebakku untuk terus melihatmu dari jauh dari tempatku ini mendengar rekaman musik aneh di telingaku aku sama sekali tidak memahami aliran musik yang kau berikan untukku.

 Aku tidak mencintai orang yang salah, Tuhan mempertemukan dengan-Nya selalu punya alasan tersendiri, demikian ku menjalani hidup ini dengannya dan beginilah kisahku yang ku bangun dengannya.

Lintasan Waktu

Posted September 20, 2011 by evta
Categories: personal

Pohon itu tumbuh bersama, menghalau angin dengan dahan yang saling bergandengan, akarnya pun saling merambat bagai sepasang jemari yang sedang merajut kasih di tengah syahdunya kegelapan.  Kenangan itu bagai pohon yang tumbuh bersama merambatkan jemari satu sama lain agar merasakan kehangatan di tengah malam yang dingin dan gelap. Sesekali ingin menghirup udara agar jemari itu tak lengket, namun lintasan waktu selalu menjadi sirkuit indah untuk merajut hati yang telah luka terbalut asa.

Waktu mungkin memanglah kendaraan dengan kapasitas mesin yang memiliki kualifikasi mesin dengan  CC yang tak terhingga untuk melintasi sirkuit indah nan pilu menyayat hati. Lintasan itu tak selalu mulus seperti layaknya sirkuit yang kita kenal ada kalanya tikungan menukik tajam saat itu daya ingat mu akan melebihi kapasitasnya dan secara otomotis siluet yang semakin lama mulai menapakkan gambar jelas tentang-nya.

saat itulah jantung mu akan memompa darah dengan sangat kerasnya, otak mu mulai menggali dengan kekuatan super ngebor kenangan, asosiasi bebaspun kau jalankan dan akhirnya perasaan terbuang, sepi dan sakit membuatmu semakin menikmati lintasan waktu itu, Tancap gas semakin lama kecepatan penuh membuat terbang di atas sirkuit, kendaraan mu harus kau hentikan dengan gambaran lain, REM dan lakukan pergantian persenelan dengan pelan.

pelankan dengan pergantian persenelan…pelankan,…

Salam Tancap!!!

Diam mu

Posted September 10, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

Penggalan kalimat ini pernah tertulis rapi di lembar skripsiku,

“Teruntuk kamu, dalam diam mu ku merajut asa, menjalin mimpi dan mengukir kenangan”. Terima kasih atas kesediaan mu memberi ruang untuk ku, kedatangan mu dan kepergiaan mu yang selalu samar, namun di diam mu aku tahu kau selalu ada untuk ku.

Bertahun-tahun sudah mungkin sudah 7 tahun lebih mengenal mu dengan segala cerita kita, mundur dan maju membuat cerita kita kadang-kadang tidak seindah kisah-kisah yang terjadi dalam hidupku, namun cerita selalu berganti namun kehadiran mu selalu menjadi bagian tersendiri, kau seperti benang merah dalam kisah-kisah itu, kau yang tak pernah nampak karena “diam” membuatku terenyuh dan ingin selalu bersandar di pundak mu malam itu serta membiarkan tangan mu tetap menggenggam tanganku , kau yang selalu coba ku ingkari bagai cahaya lilin yang coba membantu ku menemukan makna menanti dalam kedewasaan.

” semoga apa yang kita bangun mendapatkan ridho-Nya”

Amin…

Untuk mu yang selalu menggenggam ku ketika terjatuh

“Dia yang lupa menikahiku”

Posted September 6, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

Pertemuan hari ini dengan teman-teman kuliah dulu membawa sepenggal kisah yang kami tertawakan bersama. Pertemuan teman-teman kali ini membahas persoalan kesendirian yang kami alami, problema putus di usia produktif menikah dan kondisi “awas” kata orang-orang. Beberapa diantara kami ditinggal kawin oleh kekasihnya, ada juga yang diputuskan dengan berbagai alasan, ada juga yang dengan senang hati menunggu datangnya yang terbaik “semoga bukan lelaki bercadar itu” kira-kira persoalan lelahnya menjawab pertanyaan orang-orang di sekitar kami “kapan kawin” dari semua jawaban jawaban kak wiwi lah yang paling menyentuh, dan membuat kami terpingkal-pingkal tertatawa, katanya jawaban ini pernah menjadi status facebook-nya dan alhasil berpuluh-puluh kawan yang memberi comment, aku sendiri tidak sempat membaca status itu.

“Jangan sampai lupa menikah” kata si penanya…

” bukan aku yang lupa menikah, tapi laki-laki itu yang lupa menikahiku” jawabnya.

saya tidak habis pikir jawaban itu bisa begitu lucunya, tapi setelah di telaah makna kalimatnya memang betul laki-laki lah yang lupa menikahi kami, jika pernah mendengar janji akan menikahi mu, jangan percaya sekalipun itu adalah laki-laki yang sedang kau kencani, pernikahan bukanlah sesuatu hal yang bisa dijanjikan, apa lagi hanya dengan mulut itu sama halnya membangun menara pasir di bibir pantai, ombak akan merubuhkannya.

Laki-laki yang menjanjikan sebuah pernikahan sekiranya patutlah diwaspadai, jika seorang laki-laki dengan mudahnya berjanji untuk hal yang sesakral pernikahan lebih baik pergilah menjauh sebelum dia mengoyak-ngoyak jantungmu dan membuat otak mu berpikir keras mencari kesalahan mu terhadapnya.

Tidak ada yang bisa menjajikan itu, ada baiknya setialah menunggunya yang telah di Janjikan oleh Tuhan padamu.

sekali lagi bukan aku yang lupa untuk menikah, tetapi dialah yang lupa menikahiku (melupakan janjinya).

Salam Janji!!!

Masih

Posted September 3, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

Berkeliling ku mengitari waktu untuk terus berjuang mengikuti arus-Nya, alasannya sederhana hanya untuk menemukan ketentraman hati meninggalkan kehampaan. Ku urai satu persatu lembaran hidup yang telah ku lalui walau tak banyak hal yang terjadi namun sesungguhnya semuanya patut ku syukuri, kehidupan memanglah “sesuatu yang sepatutnya” kehidupan begitulah adanya kadang kala kau harus melakukan kesalahan untuk menemukan sebuah kebenaran.

Mungkin akan lebih baik jika ku terus merekam hal-hal yang sulit dipahami olehnya, aku hanya ingin membuktikan kebahagian akan selalu menghampiriku karena aku selalu merasa bahagia.

begitulah aku mencoba merasionalisasikan waktu yang terus bergulir bersamamu walau hanya dalam harapan semu tak berbalas.  Mimpi terbesar ku saat ini hanyalah ingin meninggalkan waktu dan mengitari ruang yang tak bersama mu. Namun dapatkah aku menghindari mu karena kepalaku hanya penuh tentang mu. Kehilanganmu karena akulah yang memintanya, keyakinan ku rapuh saat memulainya hingga kaupun goyah untuk ku kuatkan lagi di saat aku menemukan kata “NEKAT” bersama mu.

Kau saat ini menemukannya seseorang yang jauh lebih menghargaimu, “mungkin” . Aku sedang melupakan mu di balik setiap perjalanan ku, di setiap tempat yang kudatangi tetapi aku terlanjur mencintaimu.

Dia lebih baik, lebih sepadan dengan ku lebih mampu mengimbangiku dan mungkin dia lebih bisa memerdekakanku ketimbang dirimu yang terlalu mencintai kebebasanmu, mungkin dia lebih mampu menerima keadaanku yang lebih dominan.

Atau dia tidak mampu mengalahkan mu untuk memenangkan hatiku, aku sendiri tertegun namun inilah hidup Tuhan memberikan pada apa yang  benar-benar kita inginkan dan kamu bukanlah jawabannya selalu itu ada dalam benakku saat menjalaninya bersamamu.

Mengitari waktu semoga di masa nanti jika umur ini masih panjang bisa bertemu dengan mu kembali dan memberikan senyum termanis ku dan pelukan terhangat sebagai tanda perpisahan sejati…

“mengingat mu, yang terkasih dan tersayang”

salam Melow!!!

White Oleander# 2

Posted August 27, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

Saya menyandarkan kepalaku ke kakinya. Baunya seperti wangi violet. “kita adalah tongkat sihir,” katanya.” Kita berusaha keras untuk kecantikan dan keseimbangan, sentimental yang berlebihan atas kesensualan.”

“Tongkat,” ulangku. Saya ingin dia tahu kalau aku mendengarnya. Sesuai dengan tarot kita, tongkat. Dia menggunakan kartu tarot sebagai gambaran untuk ku, menjelaskan kesesuainnya: tongkat dan koin, gelas dan pedang, tetapi Ia berhenti membacanya. Dia tidak ingin lagi mengetahui masa depan.

“Kita menerima pewarnaan dari Norsemen,” katanya. ” Berbulu biadab orang yang telah meng-hack Tuhan mereka hanya untuk memotong dan menggantung daging dari pohon. Kita adalah orang-orang yang dipecat oleh Roma. Katakutan hanyalah usia tua yang lemah dan kematian di pembaringan. Jangan lupa siapa kamu sesungguhnya.”

“saya janji,” ucapku.

Di bawah kami, di jalan daerah Hollywood, dengkingan sirene seakan menggergaji saraf saya. Di Santa Anas, pohon eucalyptus terbakar layaknya seperti lilin raksasa dan bukit Chaoarral naik terburu-buru, dan rusa-rusa yang kelaparan turun dari bukit ke Franklin Avenue.

White Oleander# 3

 

 

White Oleander# 1

Posted August 25, 2011 by evta
Categories: Uncategorized

Angin panas bertiup dari gurun di Santa Anas, rumput musim semi terakhir berkerut bagai jerami kering. Hanya bunga oleander yang bermekaran halus dan mereka beracun, daunnya menyerupai belati berwarna hijau. Ibu dan saya tidak dapat tidur di malam yang panas dan kering. Saya terbangun di tengah malam dan tidak menemukan ibu di tempat tidurnya. Saya memanjat ke atas atap dan dengan mudah melihat rambutnya yang pirang tampak seperti gorden putih di tengah cahaya bulan sabit.

“kini waktu untuk Oleander” katanya. “  Para kekasih yang saling membunuh dan akan menyalahkan angin nantinya. Dia mengangkat tangannya yang besar dan menyebarkan jari jemarinya, biarkan gurun yang kering menjilatinya, pikirnya. Ketika di Santa Anas ibu bukanlah dirinya yang sesungguhnya. Saat itu saya berusia dua belas tahun dan saya mengkhawatirkannya. Saat itu saya berharap segala sesuatunya bisa kembali seperti semula, yakni saat Barry masih disini, dimana angin akan berhenti bertiup.

” kau seharusnya tidur” saya menawarinya

” saya tidak pernah tidur” kata ibu.

saya sedih mendengarnya, dan kami menatap kota yang berdengung dan berkilauan layaknya seperti sebuah chip komputer yang terdapat di dalam mesin, memeluknya seperti sebuah rahasia seperti di dalam tangan para poker. Tepi kimono putihnya berkiba-kibar terbuka tertiup angin dan saya bisa melihat payudaranya yang rendah dan penuh. Kecantikannya seperti ujung pisau yang sangat tajam.

White Oleander#2


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.