Lintasan Waktu
Pohon itu tumbuh bersama, menghalau angin dengan dahan yang saling bergandengan, akarnya pun saling merambat bagai sepasang jemari yang sedang merajut kasih di tengah syahdunya kegelapan. Kenangan itu bagai pohon yang tumbuh bersama merambatkan jemari satu sama lain agar merasakan kehangatan di tengah malam yang dingin dan gelap. Sesekali ingin menghirup udara agar jemari itu tak lengket, namun lintasan waktu selalu menjadi sirkuit indah untuk merajut hati yang telah luka terbalut asa.
Waktu mungkin memanglah kendaraan dengan kapasitas mesin yang memiliki kualifikasi mesin dengan CC yang tak terhingga untuk melintasi sirkuit indah nan pilu menyayat hati. Lintasan itu tak selalu mulus seperti layaknya sirkuit yang kita kenal ada kalanya tikungan menukik tajam saat itu daya ingat mu akan melebihi kapasitasnya dan secara otomotis siluet yang semakin lama mulai menapakkan gambar jelas tentang-nya.
saat itulah jantung mu akan memompa darah dengan sangat kerasnya, otak mu mulai menggali dengan kekuatan super ngebor kenangan, asosiasi bebaspun kau jalankan dan akhirnya perasaan terbuang, sepi dan sakit membuatmu semakin menikmati lintasan waktu itu, Tancap gas semakin lama kecepatan penuh membuat terbang di atas sirkuit, kendaraan mu harus kau hentikan dengan gambaran lain, REM dan lakukan pergantian persenelan dengan pelan.
pelankan dengan pergantian persenelan…pelankan,…
Salam Tancap!!!