OIA dan Ingatan

SAM_4032.JPG

Masih ingatkah kau dengan lorong-lorong sempit di Oia, kala itu musim panas di Santorini, kita menelusuri tepian jalan sempit yang berundak-undak yang berwarna warni, khas mediteranian itulah kata mu, masih ingatkah kau saat teriknya mentari membuat kita memimpikan segalas frappe dingin.

Pagi ini bayang itu melintas dan bukan tak sengaja mengingat, hampir setahun ini sejak ku pilih untuk ku tinggalkan bayang mu, aku diam-diam menyimpan erat sosokmu bagai mata rantai mengikat kau di relung ku, dan diam-diam ku impikan menjelang fajar.

Bukan impian besar yang membuatku takluk dengan segala nostalgia ini, tapi hal-hal sederhana seperti jalan-jalan sempit yang kita telusuri bersama di Oia, dan bunga bougenville yang berwarna cerah di setiap sudut rumah berwarna biru muda dengan paduan putih pada tepian tebing di Santorini, tidak kah kau mengingat itu !!!

Makassar, May 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: